Menteri Pertanian Dorong Optimalisasi Pengembangan Food Estate, di Kabupaten Pulang Pisau

beliangn Jumat, 17 Februari 2023 10:15:11 288

PULANG PISAU,Beliangnews – Untuk mendorong optimalisasi pengembangan Food Estate dari hulu hingga hilir berbasis kelembagaan korporasi, khususnya percepatan dan peningkatan luas tanam padi di area Food Estate, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyempatkan diri berkunjung di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (16/02/2023).

Selain Menteri Pertanian beserta staf, tampak hadir Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, S. Sos, Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Kurniawan Hartono S.I.K, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang pisau, Godfridson beserta Staff, Kapolsek Pandih Batu Iptu. Husni Setiawan beserta anggota, Kepala Desa Gadabung, PPL Desa serta para Kelompok Tani dan Tokoh Masyarakat sekitar.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meninjau sejauh mana Program Pemerintah yang telah berjalan sekaligus untuk mengetahui kendala serta hambatan apa saja didalam menjalankan Program Pemerintah.

“Hal terpenting dari pengembangan Food Estate yang ada di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Pulang Pisau adalah perbedaan lahan dengan Pulau Jawa, Sulawesi dan Sumatera. Lahan di Kalimantan adalah lahan rawa, yang memiliki tantangan air 20 sampai 30 cm. Walaupun kita sudah siapkan irigasinya, tapi saat tiba-tiba hujan, nantinya tergenang air sehingga petani tanam di atas air seperti agroponik,”jelas Kapolres.

Sudah semestinya, lanjut Kapolres, percepatan peningkatan luas tanam padi di Food Estate Kabupaten Pulang Pisau ini harus dilakukan. Pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten, agar target penanaman padi tercapai. Mengingat, pengembangan food estate bertujuan untuk meningkatkan produksi beras, nilai tambah demi kesejahteraan petani.

Pada kunjungan itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tak hanya meninjau area pertanaman padi saja, namun juga melakukan pengembangan komoditas tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan perkebunan, Bahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, sudah mengunjungi area tanaman padi di lokasi Ekstensifikasi di tahun anggaran 2021 dengan seluas 66 Ha di Desa Sanggang Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Indeks Pertanaman (IP) padi di lokasi tersebut sudah 3 kali tanam dalam setahun,” terangnya.

“Usai melakukan peninjauan, ada beberapa poin yang disampaikan oleh,”Mentan diantaranya, agar aliran primer dapat dilakukan pembersihan, sehingga pengairan ke sawah dapat secara normal dan lancar dan Selanjutnya, agar dilakukan penambahan lahan Ekstenfikasi yang semula berjumlah 3.800 Ha menjadi 5000 Ha dalam jangka waktu 1 bulan, Selaiin itu, dirikan Rice to Rice (RTR) oleh Provinsi di lokasi Food Estate sehingga hasil panen tidak keluar.

Adapun yang menjadi kendala dalam penanaman dan bercocok tanam padi di Kecamatan Pandih Batu, yaitu belum adanya irigasi pengairan yang dibuat, sedangkan struktur tanah yang rendah dan apabila terjadi pasang surutnya air, maka lahan tersebut banjir atau tenggelam oleh air sungai, dan jika dilakukan penanaman maka padi tersebut akan rusak atau mati, Hal itu akibat saluran primer dan skunder tidak berfungsi secara maksimal sehingga tata kelola air tidak berjalan dengan semestinya,” tutupnya. (Ded)

Komentar

Berita Terkait